Pola Hidup Vegetarian Memperpanjang Usia, Fakta Atau Opini Publik | Vegetarian Diet Can Extend The Human Life, Fact Or Lies

Pola Hidup Vegetarian Adalah Sebuah Kesadaran Hidup Sehat

Pola Hidup Vegetarian

Image via Wikipedia

Pola Hidup Vegetarian. Berbagai penelitian secara seksama membuktikan betapa gizi dalam makanan yang dikonsumsi secara menetap menentukan kondisi fisik dan mental seseorang. Namun pengertian “makan” bukan hanya berarti jenis makanan itu sendiri melainkan juga pola makannya. Makanan yang baik jika dikonsumsi dengan cara yang salah, bisa berakibat tidak baik. Dan hal itu menyangkut kesadaran serta sikap seseorang. Sangat erat kaitannya dengan pola hidup vegetarian itu sendiri, karena ini terkait dengan sadar kesehatan.

Pengertian Pola Hidup Vegetarian

Vegetarian memiliki dua pengertian sebagai kata sifat dan kata benda. Sebagai kata benda, berarti orang yang berpantang makan daging, tetapi hanya makan sayur sayuran dan buah buahan serta makanan nabati lainnya. Sebagai kata sifat vegetarian berarti tidak mengandung daging atau kebiasaan berpantang makan daging. Sumber utama makanan pertama didunia ini adalah tumbuhan. Tumbuhan inilah yang mampu mengubah energy radiasi menjadi energy senyawa kimia yang sudah dapat langsung dikonsumsi oleh makhluk hidup lainnya.

Pola Hidup Vegetarian merupakan salah satu upaya manusia untuk hidup menyelaraskan diri dengan alam atau suatu bentuk tekad kembali ke alam (Back to Nature). Meskipun pola hidup vegetarian tersebut menguntungkan bagi kesehatan, masih sedikit orang yang melakukannya sebagai pola hidup sehat. Survei yang dilakukan oleh National Restaurant Association di Amerika Serikat menunjukkan bahwa hanya 20% orang datang ke restoran memilih menu sayur sayuran. Mungkin survey ini berbeda dengan Negara lainnya khususnya Indonesia, yang mungkin bisa banyak kita temui orang menjalani pola hidup vegetarian karena harga daging masih lebih mahal daripada sayuran.

Alasan Menjalani Pola Hidup Vegetarian

Mengapa menjadi vegetarian / menjalani pola hidup vegetarian? Ada beberapa alasan orang memilih menjalani pola hidup vegetarian. Pertama keyakinan agama, misalnya penganut agama Budha, Hindu, atau Kristen Advent. Alasan Kedua menjalani pola hidup vegetarian adalah kesadaran dan keinginan berpenampilan awet muda. Ketiga karena alasan kesehatan fisik dan kejiwaan. Alasan ketiga adalah alasan yang paling umum seseorang menjalani pola hidup vegetarian.

Pola Hidup Vegetarian Terbagi Dalam Beberapa Komunitas Kelompok

Ada beberapa kelompok dalam menjalani pola hidup vegetarian. Kita bisa memilih
kelompok mana yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari hari.

1. Pola Hidup Vegetarian Vegan

Kelompok Vegan merupakan vegetarian murni karena mereka sama sekali tidak menyantap hidangan berasal dari hewan seperti daging, jeroan, susu, dan telur. Karena itu sumber makanan utama kelompok Vegetarian Vegan ini adalah bahan nabati, seperti sayur sayuran, buah buahan, kacang kacangan, dan biji bijian.

2. Pola Hidup Vegetarian Lacto

Kelompok Vegetarian Lacto selain menyantap hidangan dari sumber sumber nabati juga mengkonsumsi susu dan hasil olahannya seperti keju, mentega, dan yoghurt.

3. Pola Hidup Vegetarian Lacto-Ovo

Kelompok Vegetarian Lacto-Ovo berpantang mengkonsumsi produk produk hewani, terutama jika hewan tersebut harus disembelih dahulu. Telur dan susu masih diperbolehkan untuk dikonsumsi. Hidangan utama tetap bersumber dari produk produk nabati, seperti biji bijian, kacang kacangan, sayur sayuran, dan buah buahan.

4. Pola Hidup Vegetarian Pesco

Kelompok Vegetarian Pesco selain menyantap hidangan dari sumber nabati, juga boleh menyantap hidangan dari ikan, baik ikan laut maupun ikan air tawar.

5. Pola Hidup Vegetarian Fluctarian

Kelompok Vegetarian Fluctarian termasuk kelompok yang paling longgar dibandingkan dengan kelompok lainnya yang telah disebutkan. Kelompok ini pantang makan daging yang berwarna merah (mamalia). Jadi, mereka masih bisa makan ayam goreng, sup ayam, dan daging olahan dari jenis unggas.

Fakta Sejarah Membuktikan Pola Hidup Vegetarian

Sejarah memberikan pelajaran tentang pola makan vegetarian. Pada perang dunia 1, laut telah diblokade oleh armada Inggris dengan tujuan menghentikan
import makanan yang dibutuhkan oleh penduduk Denmark. Saat itu, Negara yang beribu kota di Kopenhagen ini sangat membutuhkan import biji bijian untuk makanan ternak. Agar tidak kelaparan, akhirnya penduduk menjalani pola hidup vegetarian dengan mengkonsumsi biji bijian yang biasanya diberikan pada ternak, sebagai pengganti daging mereka mengkonsumsi kentang, gandum, dedak, sayur sayuran hijau, dan sedikit susu.

Dengan hal itu mereka bisa bertahan hidup dan yang paling mengejutkan adalah dari data statistic menunjukkan terjadi penurunan angka kematian akibat pola hidup vegetarian yang berbeda dari kebiasaan sebelumnya menyantap daging. Terbukti pada perang dunia 1 ini di Kopenhagen angka kematiannya merosot tajam yakni 34% di bawah angka kematian 18 tahun sebelumnya.

Begitu juga ketika pecah perang dunia ke 2, peristiwa yang mirip terjadi di Denmark menimpa Norwegia. Selama lima tahun, persediaan daging di negara tersebut merosot tajam sehingga penduduknya harus tergantung dari produk produk nabati , seperti kentang, biji bijian, sayuran, dan sedikit ikan. Ketika itu angka kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung dan penyumbatan pembuluh darah menurun drastic. Namun, angka kematian akibat kedua penyakit itu naik kembali seperti semula ketika perang usai dan penduduk Norwegia dapat menikmati kembali makanan hewani.

Suku Dengan Usia Penduduk Terpanjang Di Dunia

Di dunia ini ada tiga suku terpencil yang sebagian besar komposisi makanannya terdiri dari tumbuh tumbuhan secara otomatis mereka menjalani pola hidup vegetarian. Mereka adalah suku Hunza di Pakistan Utara, tepatnya di kaki pegunungan Himalaya. Kedua adalah suku Abkhasia di Negara bagian Georgia , bekas Negara bagian Uni Soviet. Ketiga adalah suku Vilkabamba di Ekuador, Amerika Selatan. Disamping kebiasaan hidup mereka yang selalu aktif bekerja tak mengenal kata pension, dan tidak pernah stress, susunan menu vegetarian menjadi factor utama penyebab usia mereka rata rata lebih tinggi daripada semua suku di dunia. Para Ilmuwan yang ingin menyingkap rahasia umur panjang mereka mencurahkan perhatian cukup besar pada suku Hunza. Dr. Jay Hoffman yang meneliti mereka menemukan bahwa makanan suku Hunza sebagian besar berasal dari hasil pertanian. Tiga jenis makanan yang banyak mereka konsumsi diantaranya adalah buah apricot, kacang kedelai, dan gandum.

Buah apricot merupakan salah satu makanan utama yang dimakan mentah pada musim panas. Sebagian lagi dikeringkan diatap rumah untuk persediaan makanan pada musim dingin. Dari biji buah apricot inilah mereka memperoleh minyak yang dapat digunakan untuk menggoreng, mencampur adonan roti, obat, dan penerangan. Buah apricot yang kaya akan vitamin A, Kuprum, Besi, dan Energi inilah yang menjadi factor pendukung umur panjang orang orang suku Hunza.

Kacang kedelai yang mereka tanam merupakan sumber nabati untuk memenuhi kebutuhan protein. Mereka mengolahnya menjadi susu, kecambah, dan makanan olahan lainnya yang mereka minati. Kacang kedelai mengandung lecithin yang berkhasiat sebagai obat awet muda, mencegah penyakit jantung koroner, dan mencegah penyumbatan pembuluh darah. Masakan suku Hunza tidak selalu dimasak, tetapi lebih banyak dikonsumsi mentah. Contohnya jagung yang di tempat lain selalu dimasak terlebih dahulu, tetapi oleh mereka dimakan mentah. Sementara itu kebiasaan mereka menyantap makanan, baik buah buahan, sayur sayuran, dan biji bijian merupakan salah satu factor penunjang umur panjang.

Manfaat Pola Hidup Vegetarian

Berdasarkan hasil penelitian para Medical Association menyatakan bahwa pola hidup vegetarian bisa mencegah penyumbatan urat nadi jantung hingga 97%. Dan juga menurut lembaga kanker dunia bahwa 35%-40% dari semua kematian kanker ada kaitannya dengan makanan.

Komposisi makanan vegetarian sangat ampuh mencegah berbagai penyakit, termasuk penyakit jantung dan kanker sebagai pembunuh utama manusia abad ini. Makanan kaum vegetarian tidak hanya menggantikan lemak hewani dengan
lemak sayuran, tetapi juga memangkas konsumsi lemak itu sendiri. Dengan demikian, kemungkinan kaum yang menjalani pola hidup vegetarian mengidap penyakit jantung koroner sangat tipis.

Disamping itu, sayuran yang banyak dikonsumsi oleh vegetarian juga bebas kolesterol. Mengkonsumsi kacang, buah, sayur akan menjamin pemenuhan kebutuhan serat. Makanan yang miskin serat dan kaya lemak berpotensi menimbulkan penyakit kanker usus dan kanker payudara. Apa Anda berminat untuk berubah menuju Pola Hidup Vegetarian, tidak ada salahnya kan!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>